Berkenalan dengan virus Eek, varian baru virus Covid-19 yang lebih menular

Read Time:1 Minute, 8 Second


FUNHEALTH – JAKARTA. Baru-baru ini, telah ditemukan varian baru virus corona yang lebih mudah menular dan dikenal dapat mengurangi efekstivitas vaksin. Varian baru dengan nama E484K atau yang dikenal dengan nama “Eek” ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan Brasil. 

Istilah “Eek” padavarian baru ini berasal dari bahasa Inggris, yakni exclamation yang menunjukkan ekspresi terkejut, takut, atau peringatan. 

Menurut laporan Channel News Asia, mutasi baru virus corona tersebut dapat mengurangi perlindungan yang ditawarkan oleh vaksin saat ini. 

Bahkan, laporan tersebut mengatakan bahwa virus “Eek” juga kebal terhadap antibodi yang terbentuk alami setelah seseorang terinfeksi Covid-19. 

Baca Juga: Awas virus Eek, mutasi virus corona penyebab Covid-19 yang lebih menular

Namun, pemerintah mengklaim bahwa vaksin yang beredar di Indonesia saat ini mampu memberi perlindungan terhadap mutasi virus tersebut. 

Seperti apa virus “Eek” ini? 

Menurut riset yang diterbitkan dalam jurnal BMJ, mutasi E484K bukanlah varian baru. Virus ini adalah mutasi yang terjadi pada varian berbeda yang telah ditemukan pada varian Afrika Selatan (B.1.351) dan Brasil (B.1.1.28). 

Baca Juga: Sedih, jumlah kematian Covid-19 global melampaui angka 3 juta

Mutasi terjadi pada lonjakan protein dan tampaknya berdampak pada respons kekebalan tubuh. Laporan dari News Medical net juga mengatakan, E484K, mendorong protein untuk memiliki interaksi elektrostatis yang lebih disukai, sehingga mengubah afinitas pengikatannya.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie



Source link

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *