Perlu tahu! Ini perbedaan letih biasa dengan letih karena gejala Covid-19

Read Time:1 Minute, 53 Second


FUNHEALTH – JAKARTA. Setelah melakukan aktivitas berat, seseorang kerap merasakan letih atau lelah. Akan tetapi, kondisi tersebut belakangan membuat khawatir banyak orang karena menjadi salah satu gejala yang umum dirasakan oleh pasien Covid-19. 

Bagaimana membedakan letih biasa atau letih karena gejala virus corona? 

Beda letih biasa dan letih karena Covid-19

Peneliti senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, Dr Amesh Adalja, mengatakan, letih memang gejala umum Covid-19. Akan tetapi, rasa letih juga umum terjadi pada kebanyakan penyakit yang disebabkan virus. 

Pasalnya, lelah merupakan pertanda bahwa imun merespons adanya infeksi, sehingga tubuh menjadi lelah. 

“Ini ada hubungannya dengan zat yang disebut sitokin yang diproduksi oleh sistem kekebalan saat diserang virus,” kata dia, dikutip dari Health, 12 November 2020. 

Baca Juga: Jangan takut jika masih ada gejala Covid-19 pasca dirawat, ini yang perlu dilakukan

Secara umum, kata Dr Adalja, letih akibat Covid-19 biasanya disertai oleh gejela lain juga, seperti nyeri otot dan sakit tenggorokan. 
Untuk mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi, Dr Adalja merekomendasikan agar melihat kelelahan sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar. 

“Anda harus memikirkan mengapa Anda lelah? Apakah karena lari maraton atau belajar untuk ujian?” Jelas dia. 

Selain itu, menghubungi dokter merupakan pilihan tepat untuk melakukan tes Covid-19 atau pemeriksaan fisik. Sayangnya, tak banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelelahan akibat virus corona, karena merupakan bagian dari adanya virus dalam tubuh. 

Baca Juga: 4 Dampak Covid-19 terburuk yang bisa Anda alami, hati-hati!

Untuk itu, seseorang harus benar-benar menunggu rasa letih itu akan hilang dengan sendirinya. Namun, berhenti berolahraga berat dan terlalu memaksakan diri mungkin akan menjadi cara terbaik untuk menghilangkan letih itu. 

Kelelahan karena infeksi corona bisa bertahan lama 

Dalam sebuah studi yang dirilis pada September 2020, disebutkan bahwa kelelahan akibat virus corona bisa bertahan lama. Tercatat, ada 52 persen dari 128 pasien Covid-19 yang diuji mengalami kelelahan terus-menerus selama beberapa minggu setelah didiagnosis. 

Jika Anda sedang berjuang dengan kelelahan yang tidak kunjung berhenti, sebaiknya membicarakannya dengan dokter. Mereka seharusnya dapat membantu memandu Anda pada langkah selanjutnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ketahui, Ini Bedanya Letih Biasa dengan Letih karena Gejala Covid-19”
Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

 

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie



Source link

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *