Siapa saja yang perlu melakukan testing Covid-19?

Read Time:1 Minute, 14 Second


FUNHEALTH – JAKARTA. Juru Wabah/ Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menilai bahwa testing atau pemeriksaan Covid-19 tidak perlu rutin dilakukan oleh masyarakat.

Menurut Pandu, pemeriksaan Covid-19 penting dilakukan untuk orang-orang yang berisiko, seperti orang yang baru bertemu dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Karena itu, dia pun mengatakan bahwa  seseorang yang terkena Covid-19 perlu mengumumkan statusnya supaya upaya tracing bisa dilakukan.

“Itulah pentingnya mengumumkan status (positif Covid-19). Kalau tidak mengumumkan status itu tidak punya tanggung jawab atau etika, apalagi kalau pejabat publik, dia kan bertemu banyak orang, itu bisa terjadi penularan,” ujar Pandu kepada FUNHEALTH, Rabu (3/2).

Dia menambahkan, bila seseorang tersebut baru saja melakukan kontak dengan orang yang positif Covid-19, maka perlu dilakukan pemeriksaan, supaya yang bersangkutan pun bisa melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Rabu (3/2): Tambah 11.984 kasus baru, jauhi kerumunan

Lebih lanjut, Pandu juga mengungkap bahwa orang-orang yang perlu melakukan tes Covid-19 adalah yang merasakan gejala Covid-19, misalnya yang tiba-tiba mengalami demam dan gejala lainya.

Terkait dengan test Covid-19 ini, Pandu pun mengungkit Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang menyebut tentang sistem pemeriksaan Covid-19 Indonesia yang dianggap salah secara epidemiologi, mengingat banyak pemeriksaan yang tidak perlu yang dilakukan.

Salah satunya orang-orang yang diperiksa setiap hari karena harus ke Istana kepresidenan. “Kan itu setiap hari testing, nah itu tidak boleh dilaporkan sebagai bagian dari data testing,” ujarnya.



Source link

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *